๐Ÿ“ Biaya Rawat Inap Rs Bhayangkara

RumahSakit Bhayangkara, atau dikenal sebagai RS Bhayangkara, merupakan rumah sakit militer dan polisi yang terletak di Simboro, Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Kontak. Pasien Rawat Jalan Pasien Rawat Inap. Resepsionis. Perawat. Divisi kebersihan. Dokter. Darurat. Jika Anda memiliki komentar atau ulasan, silakan tulis di bawah. PegawaiRS - Jadwal Dokter. 10 Februari 2020. RS Bhayangkara Kediri (kode rs : 3571000003) merupakan salah satu rumah sakit (RS) kelas/tipe 3 yang cukup populer di wilayah dan sekitarnya. Anda bisa datang langsung ke lokasi RS ini, tepatnya yang beralamat di Jl. Kombes Pol Duryat No.17, Dandangan, Kec. Kota Kediri, Kota Kediri, Jawa Timur 64122. ada2 kategori pasein yang dapat ditangani oleh bpjs yaitu pasien gawat darurat dan pasien bukan gawat darurat, alur rujuakan kedua jenis pasien bpjs tersebut bisa berbeda sebagai berikut: 1. Untuk pasien gawat darurat. Pasien gawat darurat adalah kondisi pasien yang harus segera mendapatkan pelayanan medis jika tidak ditolong maka kondisi komunitas ibu hamil terbesar di Indonesia. bersalin di rs fatmawati, biaya bersalin di rs evasari, biaya bersalin normal, biaya bersalin rs puri cinere, biaya caesar di rs pik, biaya kuret murah di bali, biaya melahirkan 2012, biaya melahirkan cesar, biaya melahirkan di jakarta 2013, biaya melahirkan di klinik pasutri bogor PolresKaranganyar. Home; Profil. Profil Pejabat Utama; Struktur Organisasi; Sejarah Singkat; Prestasi StatistikPengunjung. Online Users: 0 Today's Visitors: 42 Yesterday's Visitors: 158 Last 7 Days Visits: 3,861 Last 30 Days Visits: 17,824 Total Visitors: 227,015 analisiskelengkapan pengisian dokumen rekam medis rawat inap di rumah sakit bhayangkara semarang pada periode bulan mei 2013 129: d22.2010.00931: sistem informasi tagihan biaya rawat inap di rs permata bunda purwodadi-grobogan tahun 2006: 163: d11.2001.00110: heny setianingsih: Intisari---: Tujuan : mengetahui perbedaan hasil lama rawat inap, waktu tunggu sebelum operasi, penggunaan antibiotik, dan total biaya dalam pelaksanaan clinical pathway pada kasus bedah tertinggi (apendisitis, hernia dan hemoroid) di RS Bhayangkara Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode: cross sectional dengan pendekatan observasional analitik. 4 People (masyarakat/pelanggan dan SDM yang mengawaki RS); a) Pelanggan RS Bhayangkara Palembang dibagi dalam segmen- segmen : (1) Pasien BPJS adalah pasien yang terdaftar sebagai peserta BPJS, dimana sistem pelayanan kesehatannya mengikuti kaidah-kaidah yang telah ditetapkan oleh BPJS. Administrasi golongan pasien ini akan dilayani di BPJS Jadwaldokter Terbaru Rs Bhayangkara Pontianak - Rs Bhayangkara merupakan rumah sakit milik POLRI namun berwujud RSU ( rumah sakit umum ) rumah sakit ini termasuk kategori rumah sakit tipe C yang telah Lulus Akreditasi Rumah Sakit dan mempunyai Layanan Unggulan dalam Bagian forensik/Dokpol,berikut jadwal praktek dokter Rs bhayangkara yang bisa anda ketahui ,apabila anda ingin berobat kerumah Gedungrawat inap dan laboratorium polymerase chain reaction (PCR) Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, resmi digunakan. Kapolda Lampung, Irjen Hendro Sugiatno dan Waka Polda, Brigjen Subiyanto meresmikannya secara virtual. RumahSakit Permata Cirebon Melayani Sepenuh Hati Dengan Kasih Sayang 4n60ao. ArticlePDF AvailableAbstractPneumonia is an infectious disease in the lower respiratory tract that affects the lung tissue. Ceftriaxone and Gentamicin antibiotics are the most numerous and good for use in the treatment of pneumonia, but of the two antibiotics is not yet known the options for more cost effective treatment, so it needs to be done the cost effectiveness analysis in order to facilitate the selection of more cost-effective treatment options especially in toddler. This study aims to determine which therapies are more cost-effective than the use of antibiotics Ceftriaxone and Gentamicin in pneumonia patients in the January-December 2018 period in the Bhayangkara Manado Hospital using descriptive research methods with retrospective data collection. The sample in this study were 22 patients, 12 patients using ceftriaxone antibiotics and 10 patients using gentamicin antibiotics. The results showed that pneumonia treatment in infants using Ceftriaxone antibiotics was more cost-effective with ACER ceftriaxone value of Rp. 503,872 / day and ICER value of Rp. 145,588 / day. Keywords Antibiotics, CEA Cost-Effectiveness Analysis, Pharmacoeconomy, Toddler Pneumonia. ABSTRAKPneumonia merupakan penyakit infeksi pada saluran pernapasan bagian bawah yang mengenai jaringan paru. Antibiotik Seftriakson dan Gentamisim yang paling banyak dan baik untuk digunakan dalam pengobatan pneumonia, namun dari kedua antibiotik tersebut belum diketahui pilihan terapi yang lebih cost-effective, sehingga perlu dilakukan analisis efektivitas biaya agar dapat mempermudah dalam pemilihan alternatif pengobatan yang lebih cost-effective khususnya pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan terapi yang lebih cost-effective dari penggunaan antibiotik Seftriakson dan Gentamisin pada pasien pneumonia rawat inap periode Januari-Desember 2018 di Rumah Sakit Bhayangkara Manado dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 22 pasien yaitu 12 pasien menggunakan antibiotik Seftriakson dan 10 pasien menggunakan antibiotik Gentamisin. Hasil penelitian menunjukkan pengobatan pneumonia pada balita menggunakan antibiotik Seftriakson lebih cost-effective dengan nilai ACER seftriakson sebesar Rp. 503,872/hari dan nilai ICER sebesar Rp. Kata Kunci Pneumonia Balita, Antibiotik, CEA Cost-Effectiveness Analysis, Farmakoekonomi Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for freeContent may be subject to copyright. PHARMACONโ€“ PROGRAM STUDI FARMASI, FMIPA, UNIVERSITAS SAM RATULANGI, Volume 8 Nomor 4 November 2019 968 ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PASIEN PNEUMONIA BALITA RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MANADO Monica Dewi Lestari1, Gayatri Citraningtyas1, Hosea Jaya Edy 1 1Program Studi Farmasi FMIPA UNSRAT Manado, 95115 ABSTRACT Pneumonia is an infectious disease in the lower respiratory tract that affects the lung tissue. Ceftriaxone and Gentamicin antibiotics are the most numerous and good for use in the treatment of pneumonia, but of the two antibiotics is not yet known the options for more cost effective treatment, so it needs to be done the cost effectiveness analysis in order to facilitate the selection of more cost-effective treatment options especially in toddler. This study aims to determine which therapies are more cost-effective than the use of antibiotics Ceftriaxone and Gentamicin in pneumonia patients in the January-December 2018 period in the Bhayangkara Manado Hospital using descriptive research methods with retrospective data collection. The sample in this study were 22 patients, 12 patients using ceftriaxone antibiotics and 10 patients using gentamicin antibiotics. The results showed that pneumonia treatment in infants using Ceftriaxone antibiotics was more cost-effective with ACER ceftriaxone value of Rp. 503,872 / day and ICER value of Rp. 145,588 / day. Keywords Antibiotics, CEA Cost-Effectiveness Analysis, Pharmacoeconomy, Toddler Pneumonia. ABSTRAK Pneumonia merupakan penyakit infeksi pada saluran pernapasan bagian bawah yang mengenai jaringan paru. Antibiotik Seftriakson dan Gentamisim yang paling banyak dan baik untuk digunakan dalam pengobatan pneumonia, namun dari kedua antibiotik tersebut belum diketahui pilihan terapi yang lebih cost-effective, sehingga perlu dilakukan analisis efektivitas biaya agar dapat mempermudah dalam pemilihan alternatif pengobatan yang lebih cost-effective khususnya pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan terapi yang lebih cost-effective dari penggunaan antibiotik Seftriakson dan Gentamisin pada pasien pneumonia rawat inap periode Januari-Desember 2018 di Rumah Sakit Bhayangkara Manado dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 22 pasien yaitu 12 pasien menggunakan antibiotik Seftriakson dan 10 pasien menggunakan antibiotik Gentamisin. Hasil penelitian menunjukkan pengobatan pneumonia pada balita menggunakan antibiotik Seftriakson lebih cost-effective dengan nilai ACER seftriakson sebesar Rp. 503,872/hari dan nilai ICER sebesar Rp. Kata Kunci Pneumonia Balita, Antibiotik, CEA Cost-Effectiveness Analysis, Farmakoekonomi PHARMACONโ€“ PROGRAM STUDI FARMASI, FMIPA, UNIVERSITAS SAM RATULANGI, Volume 8 Nomor 4 November 2019 969 PENDAHULUAN Penyakit infeksi merupakan penyebab paling utama tingginya angka kesakitan morbiditas dan angka kematian mortalitas terutama pada negara-negara berkembang salah satunya di Indonesia. Penyakit infeksi yang sering terjadi yaitu Pneumonia, Pneumonia merupakan penyakit infeksi yang menyerang jaringan paru alveoli, disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumonia Depkes RI, 2015. Menurut Profil Kesehatan Indonesia 2017 pneumonia menempati urutan ke-2 sebagai penyebab kematian pada anak terutama pada umur < 5 tahun. Insiden pneumonia terbesar di Indonesia berada pada provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu sebanyak 6,38%. Anak-anak < 5 tahun lebih rentan terserang infeksi karena sistem imunnya yang belum matang dibandingkan dengan orang dewasa. Terapi antibiotik merupakan pengobatan yang paling banyak digunakan, terkait dengan banyaknya kejadian infeksi bakteri yang diderita oleh banyak orang Juwono, 2005. Menurut survei yang dilakukan di RS. Bhayangkara Manado, pasien pneumonia balita diberikan terapi antibiotik seftriakson dan gentamisin. Pengobatan pada beberapa pasien dengan diagnosa yang sama, tetapi memiliki terapi antibiotik yang berbeda menjadi masalah dalam pemilihan alternatif pengobatan yang efisien dalam efektivitas maupun biaya. Cost Effectiveness Analysis yang merupakan salah satu metode farmakoekonomi untuk memilih dan menilai program atau obat yang terbaik pada beberapa pilihan terapi dengan tujuan yang sama. Cara tersebut dilakukan untuk mengetahui pengobatan mana yang lebih cost-effective dari kedua alternatif pengobatan yang dipilih terutama pada pasien pneumonia Andayani, 2013. METODOLOGI PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Manado pada bulan Mei โ€“ September 2019. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis dan rancangan penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi Populasi penelitian ini adalah semua pasien pneumonia balita rawat inap yang menggunakan pengobatan terapi antibiotik Seftriakson atau Gentamisin periode Januari-Desember 2018. Sampel Sampel pada penelitian ini yaitu pasien rawat inap diagnosa terserang pneumonia di Rumah Sakit Bhayangkara Manado sampel harus memenuhi kriteria, sebagai berikut A. Kriteria Inklusi 1 Pasien pneumonia menggunakaan terapi antibiotik Seftriakson atau Gentamisin. 2 Pasien pneumonia yang pulang hanya jika PHARMACONโ€“ PROGRAM STUDI FARMASI, FMIPA, UNIVERSITAS SAM RATULANGI, Volume 8 Nomor 4 November 2019 970 dinyatakan sembuh oleh dokter. B. Kriteria Eksklusi 1 Pasien pneumonia dengan penyakit penyerta. 2 Pasien pneumonia dengan data rekam medik tidak lengkap. Pengambilan Data Data yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari catatan rekam medik pasien serta perincian biaya medik langsung dibagian administrasi dan keuangan Rumah Sakit Bhayangkara Manado periode Januari - Desember 2018. Analisis Data Data di analisis secara deskriptif dan diuraikan dalam bentuk tabel. Setelah data terkumpulkan, dilakukan perhitungan biaya medik langsung biaya pengobatan pneumonia pada tiap-tiap pasien. Kemudian dijumlahkan sesuai terapi pengobatan lalu dihitung rata-ratanya. Data ini dapat digunakan menghitungkan rata-rata atau ACER dengan rumus sebagai berikut Keterangan RP = Rata-rata biaya pengobtan. Efektivitas = outcome efek terapi obat. Hasil dari CEA dapat disimpulkan dengan ICER Incremental Cost-Effectiveness Ratio seperti rumus dibawah ini ๎œซ๎œฅ๎œง๎œด ๎ตŒ ๎œค๎…๎œฝ๎•๎œฝ๎€ƒ๎œฃ๎€ƒ๏ˆบ๎œด๎Œ๏ˆป ๎ต† ๎œค๎…๎œฝ๎•๎œฝ๎€ƒ๎œค๎€ƒ๏ˆบ๎œด๎Œ๏ˆป๎œง๎‚๎๎‡๎€ƒ๎œฃ๎€ƒ ๎ต† ๎€ƒ๎œง๎‚๎๎‡๎€ƒ๎œค Keterangan Biaya A = Biaya terapi obat. Biaya B = Biaya pembanding. Efek A = Efek Terapi obat . Efek B = Efek Pembanding. HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Angka Kejadian Pneumonia Penelitian ini dilakukan di Bangsal Anak Rumah Sakit Bhayangkara Manado. Seluruh pasien Pneumonia balita yang dirawat inap di Bangsal anak selama periode Januari โ€“ Desember 2018 berjumlah 150 pasien, dan berdasarkan kriteria inklusi diperoleh sampel sebanyak 22 pasien pneumonia balita. Tabel 1. Data Karakteristik Jenis Kelamin Pasien Pneumonia Balita di RS Bhayangkara Manado. Data pada Tabel 1 menunjukan pasien Pneumonia balita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 17 pasien 77% dan pada perempuan sebanyak 5 pasien 23%. Hal ini sejalan dengan penelitian Sunyataningkamto 2004 bahwa balita bejenis kelamin laki-laki lebih beresiko terserang pneumonia, hal ini disebabkan karena dimeter saluran ๎œฃ๎œฅ๎œง๎œด ๎ตŒ ๎œค๎…๎œฝ๎•๎œฝ๎€ƒ๎œฒ๎๎Ž๎œฝ๎“๎œฝ๎๎œฝ๎Š๎€ƒ๎œญ๎๎๎๎„๎œฝ๎๎œฝ๎Š๎€ƒ๏ˆบ๎œด๎Œ๏ˆป๎œง๎‚๎๎‡๎๎…๎’๎…๎๎œฝ๎๎€ƒ๏ˆบ๎ˆ๎œฝ๎‰๎œฝ๎€ƒ๎Ž๎œฝ๎“๎œฝ๎๎€ƒ๎…๎Š๎œฝ๎Œ๏ˆป PHARMACONโ€“ PROGRAM STUDI FARMASI, FMIPA, UNIVERSITAS SAM RATULANGI, Volume 8 Nomor 4 November 2019 971 pernapasan anak laki-laki lebih kecil dibandingkan anak perempuan. Tabel 2. Data Karakteristik Umur Pasien Pneumonia Balita di RS Bhayangkara Manado. Data pada Tabel 2 ditemukan bahwa pasien dengan kelompok umur 0 - < 1 tahun lebih beresiko mengalami penyakit Pneumonia. Tingginya kejadian pneumonia yang menyerang rentang umur tersebut, disebabkan oleh imunitas yang belum sempurna. Anak dengan sistem imunitas yang belum sempurna menyebabkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi menjadi berkurang, sehigga anak mudah kerkena pneumonia Hapsari, 2007. Berdasarkan penelitian Sukar Agustina Lubis di indramayu bahwa semakin tinggi umur balita maka akan semakin kecil resiko terkena Analisis Efektivtas Biaya Perhitungan Biaya Medik Langsung menggunakan Seftriakson Tabel 3. Biaya Medik Langsung pasien Pneumonia balita rawat inap menggunakan terapi antibiotk Seftriakson di RS Bhayangkara Manado periode Januari โ€“ Desember 2018. Total Direct Medical Cost Direct Medical Cost Per Pasien Perhitungan biaya medik langsung terdapat tiga komponen yaitu biaya pengobatan, biaya perawatan dan biaya laboratorium. Biaya pengobatan terdiri dari biaya obat dan biaya alat medis yang digunakan selama pasien dirawat inap, sedangkan biaya perawatan terdiri dari biaya akomodasi Rp. biaya visit dokter umum Rp ,biaya visit dokter spesialis Rp. PHARMACONโ€“ PROGRAM STUDI FARMASI, FMIPA, UNIVERSITAS SAM RATULANGI, Volume 8 Nomor 4 November 2019 972 biaya tindakan medik seusai dengan perawatan selama di rawat inap dan biaya administrasi Rp. Biaya Berdasarkan data tabel 3, dapat dilihat total biaya medik langsung dengan biaya terkecil yaitu Rp. 2 . dan total biaya medik langsung terbesar yaitu Rp. Perbedaan biaya dikarenakan adanya perbedaan lama hari rawat inap di rumah sakit karena semakin lama pasien dirawat maka semakin besar pula biaya yang akan dikeluarkan. Total direct medical cost penggunaan terapi antibiotik Seftriakson ke-12 pasien yaitu sebesar Rp. dengan direct medical cost yaitu Rp. Biaya Medik Langsung menggunakan Gentamisin Tabel 4. Biaya Medik Langsung pasien Pneumonia balita rawat inap menggunakan terapi antibiotk Gentamisin di RS Bhayangkara Manado periode Januari โ€“ Desember 2018 Berdasarkan data Tabel 4, total biaya medik langsung dengan total biaya terbesar Rp 2,922,595,- dan total biaya medik langsung terkecil Total direct medical cost penggunaan antibiotik Gentamisin dari ke-10 pasien yaitu sebesar dengan direct medical cost per pasien yaitu Perbedaan biaya medik langsung masing-masing pasien dikarenakan lama rawat inap di rumah sakit, semakin lama pasien dirawat semakin besar juga biaya yang harus dikeluarkan Direct Medical Cost Direct Medical Cost Per Pasien PHARMACONโ€“ PROGRAM STUDI FARMASI, FMIPA, UNIVERSITAS SAM RATULANGI, Volume 8 Nomor 4 November 2019 973 3. Perhitungan Efektivitas Biaya Berdasarkan ACER๎’ Tabel 5. Perhitungan ACER penggunaan seftriakson atau gentamisin pasien pneumonia balita di RS Bhayangkara Manado periode Januari โ€“ Desember 2018 Rata-rata Direct Medical Cost Rp Rata-rata lama hari rawat inap EfektifitasEHari Data Tabel 5 menunjukkan hasil dari perhitungan direct medical cost per pasien yang dibagi rata-rat lama hari rawat inap didapat ACER dari penggunaan seftriakson atau gentamisin. Nilai ACER paling tinggi ditunjukan oleh antibiotik seftriakson yaitu sebesar Rp. 503,872,- dan nilai ACER yang paling rendah ialah antibiotik gentamisin yaitu sebesar Rp. 436,692,-. Berdasarkan data tabel 5, hasil lama perawatan pasien yang menggunakan terapi antibiotik seftriakson lebih singkat dibandingkan dengan pasien yang menggunakan terapi antibiotik gentamisin. Dilihat dari nilai ACER gentamisin yang lebih kecil dibanding nilai ACER seftriakson, hal ini dipengaruhi pemberian obat setiap hari pada pasien berbeda-beda, tetapi dilihat dari efektivitas lama rawat inap seftriakson memberikan efektivitas lebih tinggi dibandingkan efektivitas gentamisin, dimana efektivitas berbanding terbalik dengan lama rawat inap. Jika lama rawat inap lebih kecil maka obat tersebut memberikan efektivitas yang lebih tinggi. CEA bukan mengenai pengurangan biaya melainkan mengenai optimasi biaya yang dikeluarkan Andayani, 2013. Nilai ACER adalah biaya yang dikeluarkan pasien per hari selama perawatan. Dilihat dari nilai rata-rata direct medical cost seftriakson lebih murah di bandingkan dengan gentamisin. Tetapi dengan dilakukan perhitungan ICER Incremental Cost-Effectiveness Ratio dapat dilihat berapa biaya yang perlu dikeluarkan untuk mengurangi efektivitas lama perawatan pada pasien Pneumonia balita yang dirawat inap di Ruang Anak RS. Bhayangkara 6. Hasil Perhitungan ICER antibiotik Seftriakson atau Gentamisin untuk pasien Pneumonia balita di RS Bhayangkara Manado. Berdasarkan data Tabel 6, diperoleh nilai ICER yaitu Rp. Nilai ICER yang diperoleh merupakan besarnya biaya tambahan untuk memperoleh 1 hari pengurangan lama rawat inap pada pasien Pneumonia PHARMACONโ€“ PROGRAM STUDI FARMASI, FMIPA, UNIVERSITAS SAM RATULANGI, Volume 8 Nomor 4 November 2019 974 balita jika akan berpindah dari Gentamisin ke Seftriakson. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terapi yang lebih cost-effective antara penggunaan antibiotik Seftriakson atau Gentamisin pada pengobatan pneumonia balita di RS Bhayangkara Manado yaitu terapi dengan pemberian antibiotik seftriakson. Hal ini dapat dilihat dari nilai ACER seftriakson sebesar Rp. 503,872/hari dan Gentamisin sebesar dan nilai ICER sebesar Rp. SARAN Perlu dilakukan penelitian serupa dengan lokasi yang berbeda agar diketahui perbandingan biaya dan efektifitas antar antibiotik di daerah lain sehingga menambah referensi dalam pemilihan antibiotik yang efektif dari segi biaya dan efektifitas terapi. DAFTAR PUSTAKA Andayani, 2013. Farmakoekonomi Prinsip dan Metodologi. Bursa Ilmu, Yogyakarta. Depkes RI. 2015. Profil Kesehatan Republik Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Jakarta. Hapsari, B. 2007. Infeksi Respiratorik Bawah Akut pada Anak. Aditya Medika. Yogyakarta. Juwono, 2005. Terapi Antibiotik dalam Farmasi Klinik. PT. Elex Media Komputindo Gramedia Jakarta. Juwono, R., Prayitno, A. 2005. Terapi Antibiotik. Dalam Farmasi Klinik, Ed Aslam PT. Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia. Jakarta. Sunyataningkamto. 2004. The Rool Of Indoor Air Pollution And Other Factors In The Incidence Of Pneumonia In Under-Live Children. Paediatric Indonesia 44 1-2. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication. Rumah Sakit Bhayangkara merupakan pusat kedokteran dan kesehatan pusdokkes Kepolisian Republik Indonesia Polri. Tugas utamanya adalah memberikan pembinaan dan penyelenggaraan fungsi kedokteran dan kesehatan sebagai bentuk nyata dukungan kesehatan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Berdasarkan Lampiran L pada Keputusan Kapolri No. POL Kep/53/X/2002 tanggal 17 Oktober 2002 bahwa sebagai bukti mendukung penyelenggaraan fungsi dukungan dan pelayanan kesehatan pada masyarakat Rumah Sakit Bhayangkara memiliki fungsi pembinaan yang penting. Lindungi keuanganmu dari pengeluaran yang terlalu membebani akibat mahalnya biaya berobat di rumah sakit dengan asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan akan memberimu pertanggungan biaya medis hingga puluhan dan bahkan ratusan juta. Fungsi pembinaan yang dimaksud meliputi bidang kedokteran kepolisian, kesehatan kesamaptaan kepolisian, pelayanan kesehatan, farmasi kepolisian dan materiil serta fasilitas kesehatan. Profil Rumah Sakit BhayangkaraJam kunjungan pasien rawat inapKontak Rumah Sakit BhayangkaraFasilitas dan layanan medis Rumah Sakit BhayangkaraHarga fasilitas dan pelayanan medis Rumah Sakit BhayangkaraPerusahaan asuransi rekanan Rumah Sakit BhayangkaraPentingnya memiliki asuransi Covid 19, apa itu?Pertanyaan seputar Rumah Sakit Bhayangkara Profil Rumah Sakit Bhayangkara Sebagai rumah sakit kepolisian Republik Indonesia, Rumah Sakit Bhayangkara memiliki visi dan misi. Visi โ€œMewujudkan dukungan kesehatan DUKKES dan pelayanan kesehatan YANKES POLRI yang handalโ€ Misi Melaksanakan dukkes yang profesional dan berlandaskan IPTEK termasuk scientific crime investigation bagi tugas pembinaan dan operasional POLRI. Menyelenggarakan yankes paripurna bagi masyarakat POLRI agar sehat samapta. Melaksanakan upaya kesmapta bagi anggota atau PNS POLRI agar siap melaksanakan tugas. Jam kunjungan pasien rawat inap Apabila kamu ingin melakukan kunjungan pasien rawat inap ke Rumah Sakit Bhayangkara, kamu harus menyesuaikan dengan kebijakan jadwal kunjungan yang berlaku dari Senin sampai dengan Minggu. Jam besuk siang mulai dari pukul sampai dengan pukul Jam besuk malam mulai dari pukul sampai dengan pukul Kebijakan kunjungan di rumah sakit polri ini adalah untuk anak dengan umur di bawah 12 tahun dilarang memasuki ruang perawatan. Wali atau kerabat pasien yang ingin berkunjung tidak diperbolehkan melakukan kunjungan pasien bila tidak sesuai dengan jadwal kunjungan. Kontak Rumah Sakit Bhayangkara Rumah Sakit Bhayangkara Prof. Awaloedin Djamin, Semarang Alamat Jl. Majapahit Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah 50248. Telepon 024 6720947... KLIK UNTUK BACA SELENGKAPNYA โ†’ Tentang Rumah Sakit Bhayangkara Semarang didirikan pada tahun 2001, dibawah naungan Polisi Republik Indonesia POLRI. Rumah Sakit Bhayangkara Semarang memiliki Visi mewujudkan pelayanan yang profesional, unggul dan terpercaya oleh masyarakat. Dengan Misi meningkatkan pelayanan dengan kegiatan preemitif, promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif, kualitas dan kuantitas SDM, motivasi kinerja dan tingkat kesejahteraan, dan melaskanakan program pendidikan dan GiziInstalasi LaboratoriumFarmasiInstalasi Rawat InapInstalasi BedahDokter dr. Winres Sapto Priambodo, Sp. Anak 16 tahun dr. Lubena, Sp. Kandungan & Kebidanan 17 tahun dr. Hadi Sulistyanto, FINASIM., Sp. Penyakit Dalam 17 tahun Lihat Semua Spesialisasi

biaya rawat inap rs bhayangkara